Giat IGTKI PGRI Kec. Makasar

PGRI Makasar • Kegiatan

Giat IGTKI PGRI Kec. Makasar

24 September 2026

Giat IGTKI PGRI Kec. Makasar
Dokumentasi kegiatan Dipublikasikan 24 September 2026
Bagikan kegiatan

Giat IGTKI PGRI Kec. Makasar

Mempererat Harmoni Sejak Dini: IGTKI Kecamatan Makasar Jakarta Timur Gelar Lomba Keterampilan Agama

PGRI Kec. Makasar — Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kecamatan Makasar Jakarta Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam menanamkan nilai toleransi dan kebhinekaan sejak usia dini. Melalui kolaborasi bersama para pemangku kepentingan dan orang tua murid, IGTKI Kecamatan Makasar menyelenggarakan kegiatan rutin tahunan berupa Lomba Keterampilan Agama.

Acara yang berlangsung khidmat dan meriah ini dihadiri oleh sejumlah stakeholder, di antaranya Kasi TK, (Hj. Rusdah), Perwakilan Kasatlak dan Kecamatan Makasar, Ketua Yayasan Ardhya Garini Halim Perdanakusuma, Ketua PGRI Kecamatan Makasar (Ahmad Pelani), Korwas Jakarta Timur (Endah Wahyuningsih), Penilik PAUD (PP PAUD) Kecamatan Makasar, serta jajaran pengurus IGTKI Jakarta Timur.

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Kasi TK ini menjadi momentum penting bagi tumbuh kembang anak-anak di wilayah Kecamatan Makasar Jakarta Timur yang Melibatkan kurang lebih 45 lembaga pendidikan anak usia dini, ajang ini dirancang sebagai wadah inklusif untuk memfasilitasi ketrampilan yang dimiliki oleh para siswa dalam beragama.
Kegiatan ini juga mengakomodasi potensi peserta dari berbagai latar belakang agama—baik Islam, Kristen, Hindu, Buddha, hingga Konghucu—panitia menyelenggarakan tujuh kategori perlombaan, antara lain: 1.Lomba Praktik Salat, 2. Lomba Hafalan Alkitab, 3.Fashion Show Lintas Agama, 4.Mewarnai Lintas Agama, 5.Hafalan Surat & Sambung Ayat, 6. Hafalan Hadis & Doa Harian, 7. Tari Kreasi Islami

Wujud Sinergi dan Kolaborasi

Keberhasilan penyelenggaraan acara ini tidak lepas dari dukungan penuh para orang tua murid serta sinergi lintas pihak. IGTKI Kecamatan Makasar Jakarta Timur menegaskan pentingnya kolaborasi dalam membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan suportif.
Melalui kegiatan ini, diharapkan benih-benih toleransi, kebersamaan, dan rasa saling menghargai antarumat beragama dapat tertanam kuat dalam diri generasi penerus bangsa sejak usia dini.